Jumat, 28 Maret 2014

Cinta Lama

Sebuah kenangan yang hampir luluh
Di ujung sendu yang melekat duka
Di atas gejolak yang siap melahap

Kenangan ini akan tinggal sementara
Menunggu jangkar yang lepas tambat
Tubuh ini memang merasakan itu
Seperti apa yg terlukiskan
Menjadikan tak asing jika dicemooh
Tubuh ini memang merasakan itu
Diujung sendu yang melekat duka

Disana seorang nahkoda berlayar
Menjauh dari dermaga
Dermaga yang yang dulu jangkar tertambat

Rabu, 09 Oktober 2013

Arti Sebuah Nama







Rintang ini berlagak kokoh di depan mata, tapi..
Ini perjuangan untuk pertahankan rindu
Tutup semua risau, suburkan belukar hati
Akan muncul dinding belukar saat itu

Walau derap perjuangan tiada harga
Akan kutumbuhkan jua walau begitu
Harum bunga perjuangan saat nanti
Yang akan dating setelahnya, hari yg tiada risau
Untuk itu kupanggul hal yang baru

Mulut ini menahan terucap kata nan jelas
Alangkah suka lidah ini menyimpannya
Inilah bunga yang kupersembah

Sosok wajah terbayang, jua terimpi
Alangkah senang fikir ini mengulang hal itu
Pupus semua kekurangan di mata
Untuk tumbuhkan bungapbunga belukar
Tutupkan hati untuk tumbuh akar benalu
Rindu ini pula yang turut menyuburkan
Indahnya bunga dalam dinding belukar

Minggu, 16 Juni 2013

Rintih "Penjaja"







Hiruk pikuk jadi gelar
Melekat seolah tak mau menampak
Hiruk pikuk seolah menyandang
Sebuah kesengsaran dipundak pemuda

Hiruk pikuk seolah menjadi gelar
Seorang insan sayu memandang
Bebatuan diatas mengalir
Air cucuran hanyutkan sebuah harapan
Meratapi dan semakin sayu

Insan tergoda disaat ia melamun
Merintihkan sakit dipundaknya
Beban yang amat berat ia pikul
Bersama itu ia ikuti air mengali

Selasa, 19 Maret 2013

Pujangga Kelabu










Ini wajah penuh bayang
Bayang akan gelapnya malam
Disaat kujejaki jalan berdua
Bersama penyesalan akan cerita
Kesalahanku sebelumnya
Membuatku tak menentu
Tak harap nyalkan api kehidupan
Menyalakan percikpun jadi mimpi

Sajak ini kubuat untukku mneyesal
Menyesal akan ceritaku
Di masa yang sulitSulit dalam segala hal
Kukatakan jua bersama ini
Penyesalan diri

Teringat pula bayangan cerah
Cerah di depan mata
Memandangi itu dengan segan
Dengan penuh harap kacau
Mengacau karena tak tau
Tentang perjalanan di belakangku
Hanya kulihat depan jalannya saja
Tak urung ku selalu merenung
Nasib pujangga kelabu

Selasa, 26 Februari 2013

Kata Seorang Kawan










Kata Seorang Kawan

Dekapku melarung sungai mimpi
Mimpi juga dalam tidurku
Sampaikan itu untuk apa yang kau temui

Seperti ku kini
Melari untuk sebuah kepastian
Kepastian yang akan hadir dalam nyata
Bukan untuk melarut
Melarut dalam ketidakpastian

Katakanlah kawanku !
Untuk mengerti apa yang memang harus kumengerti
Katakan juga seperti itu
Seperti bukan untuk sebuah kerahasiaan

Derap langkah kini merapi
Ibarat semut bersorang berlari
Mengikuti jalur dalam sebuah kepastian rizky
Tak begitu sulit meratapi
Tetapi selalu berkobar berapi
Seperti itu......

Kepastian membuang keraguan
Datangkan itu untuk sebuah kebenaran
Untuk berlari mendekat pasti...
 

Rabu, 13 Februari 2013

Semangat Gadis Desa


Semangat Gadis Desa






Paruh di ujung bukit

Menjulang tinggi Bertiang banbu

Rapuk tak akan jadi senandung

Tujuan hidup kuatkan hati

Senandung lara tak sayat lagi


Biarkan buih menerjang lautan

Ombang membiah menerjang mengekang

Biarkan sendau hiasi malam

Tak jadi musim dalam hidup

Hidup, bahagia dan tersenyum

Itu..

Hidup, merapuh dan melengguh

Juga...



Ratapan tiada berbuah

Lari dengan tujuan itu

Melangkahpun begitu

Mengayun sehelai ranting



Di pucung duri mawar

Melancip menusuk

Menumbuh Membui

Tapi tak membusuk!