Selasa, 26 Februari 2013

Kata Seorang Kawan










Kata Seorang Kawan

Dekapku melarung sungai mimpi
Mimpi juga dalam tidurku
Sampaikan itu untuk apa yang kau temui

Seperti ku kini
Melari untuk sebuah kepastian
Kepastian yang akan hadir dalam nyata
Bukan untuk melarut
Melarut dalam ketidakpastian

Katakanlah kawanku !
Untuk mengerti apa yang memang harus kumengerti
Katakan juga seperti itu
Seperti bukan untuk sebuah kerahasiaan

Derap langkah kini merapi
Ibarat semut bersorang berlari
Mengikuti jalur dalam sebuah kepastian rizky
Tak begitu sulit meratapi
Tetapi selalu berkobar berapi
Seperti itu......

Kepastian membuang keraguan
Datangkan itu untuk sebuah kebenaran
Untuk berlari mendekat pasti...
 

Rabu, 13 Februari 2013

Semangat Gadis Desa


Semangat Gadis Desa






Paruh di ujung bukit

Menjulang tinggi Bertiang banbu

Rapuk tak akan jadi senandung

Tujuan hidup kuatkan hati

Senandung lara tak sayat lagi


Biarkan buih menerjang lautan

Ombang membiah menerjang mengekang

Biarkan sendau hiasi malam

Tak jadi musim dalam hidup

Hidup, bahagia dan tersenyum

Itu..

Hidup, merapuh dan melengguh

Juga...



Ratapan tiada berbuah

Lari dengan tujuan itu

Melangkahpun begitu

Mengayun sehelai ranting



Di pucung duri mawar

Melancip menusuk

Menumbuh Membui

Tapi tak membusuk!

Selasa, 22 Januari 2013

Takdir Kehidupan











Hidup ini dua
Dua untuk segalanya
Apa yang kalian fikirkan tak sedikitpun teriangku
Ini soal yang dua
Dua untuk semuanya
Semua itu biasa saja
Yang terpenting kita satu diantara dua
Kebaikan kita paling tidak
Kaya miskin biasa
Susah senang biasa
Semua dua
Tapi kita yang punya
Kendali dari semuanya
Siapkan kejutan untuk orang di luar sana
Yang dua, aku yang satu
Untuk mereka sadari
Paling tidak bukan kita yang miskin
Ketika ada si kaya dan si miskin
Palingtidak bukan kita yang susah
Ketika ada senang dan susah

Minggu, 23 Desember 2012

Lankah Seseorang


Lankah Seseorang

Berayun menerpa angin
Terasa berat dalam inginku
Takterlalu cepat dengan jalanku.
Menjinjing kain serakan debu.
Jarak hidup hnaya sejengkal dari perjalananku..
Bukan berarti tak lama lagi
Semakin aku menharap kenyataaan di halaman buku lain,
Hidup haruslah ini
Tak apa merasa ragu
Nikmati jua buah ini
Seperti ini sekali lagi..
Merayu saja,
Aku tak mau memaksaNya untuk murka..
Seperti ini sekali lagi.

Senandung Semangat



Senandung Semangat

Gemericik ini seperti dulu
Pelan lembut tak ada beda
Aku juga mengingat itu.
Selangkah aku ke depan, tapi tak menatap
Seperti ini juga saat itu

Disana memang terlihat sejuk
Mungkin sudah saatnya aku mencoba
Susah memang mencarinya
Tapi memang begitu
Tak apalah kumemutar langkah
Kembali mungkin untuk menyulam asa

Rabu, 19 Desember 2012

Kepicikan Tikus Diatas Tahta

Kepicikan Tikus Diatas Tahta

Terdiam di suatu malam
Terdiam untuk meneduh
Tertinggal di suatu pendiaman
Bukan berati untuk menetap
Melangkahkan kaki ini memang melelah
Tapi harus begini
Hanya Agar orang tau
Katakkan ini dengan lantang
Juga perlu untuk diperlihatkan
Lalu apa dengan mereka?
Tak menahu dengan itu
Hanya sebongkah onggok
Terdiam dengan ratapan ini
Katakkan juga..
Hanya agar mereka menahu